Seorang remaja perempuan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menjadi korban dugaan penganiayaan pada Selasa (25/8/2026).
Dalam sebuah video yang didapatkan redaksi, korban terlihat dalam kondisi berlumuran darah pada bagian wajah setelah diduga mengalami pemukulan.
Dalam video tersebut, korban yang mengenakan pakaian berwarna biru tampak menangis dan ditolong oleh sejumlah warga dan dinaikkan di atas mobil untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Ia mengaku mengalami penganiayaan setelah diduga hendak dijadikan tumbal oleh seorang pria.
Sambil menangis, korban menirukan ucapan yang disebut dilontarkan kepadanya saat kejadian.
“Akan kujadikan kamu tumbal,” ujar korban sambil menceritakan ancaman yang dialaminya.
Korban juga mengaku wajahnya dipukuli dan lehernya sempat diancam menggunakan benda tajam.
Ia menyebut dirinya tinggal di wilayah Kota Palopo, tidak jauh dari kawasan Menara Payung Palopo.
Kasat Reskrim Polres Palopo, IPTU Ridwan Parintak, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Polisi juga telah mengamankan terduga pelaku.
“Pelakunya anak di bawah umur juga,” ujar Kasat Reskrim saat dikonfirmasi.
Namun, ketika ditanyakan mengenai inisial korban dan terduga pelaku, Kasat Reskrim belum memberikan jawaban.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait dugaan penganiayaan tersebut, termasuk motif di balik pengakuan korban bahwa dirinya hendak dijadikan tumbal.
Polisi juga belum menjelaskan secara rinci hubungan antara korban dan terduga pelaku maupun kronologi lengkap kejadian tersebut. (cheryl)









