Konektivitas udara antara kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan Kota Palu resmi bertambah.
Penerbangan perdana rute Bandara IMIP–Bandara Mutiara Sis Al-Jufri berlangsung pada Kamis (03/09/2026) dengan mengangkut 158 penumpang.
Namun, layanan tersebut masih berupa penerbangan carter khusus pekerja IMIP, bukan penerbangan reguler yang dipasarkan kepada masyarakat umum.
Penerbangan perdana dioperasikan Super Air Jet menggunakan Airbus A320 bernomor penerbangan IU 2254.
Pesawat berkapasitas 180 kursi itu membawa 158 pekerja dari Bandara IMIP di Kabupaten Morowali menuju Palu.
Dengan demikian, pembukaan rute tersebut belum berarti masyarakat dapat membeli tiket IMIP–Palu sebagaimana penerbangan komersial reguler.
Keterangan resmi PT IMIP secara spesifik menyebut penerbangan tersebut bersifat carter dan diperuntukkan bagi pekerja di kawasan industri.
Head of Media PT IMIP Dedy Kurniawan mengatakan pembukaan rute ke Palu diarahkan untuk memperkuat konektivitas sekaligus mempermudah mobilitas pekerja di kawasan industri.
Waktu tempuh melalui udara disebut sekitar 45 menit.
Menurut IMIP, jalur tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas pekerja, manajemen, mitra usaha, investor, dan pihak lain yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan di kawasan industri.
Selain kebutuhan operasional, perusahaan berharap aktivitas penerbangan dapat memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah.
“Kami mendukung peningkatan serapan pajak daerah yang lebih maksimal dengan hadirnya rute penerbangan ini,” kata Dedy, dikutip dari keterangan resmi PT IMIP, Kamis (03/09/2026).
Data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menunjukkan Bandara Indonesia Morowali Industrial Park berada di Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.
Bandara tersebut dikelola swasta dengan status operasi khusus dan berada dalam pengawasan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar.
Bandara IMIP memiliki landasan pacu sepanjang 1.890 meter dan lebar 30 meter.
Data Kemenhub juga mencantumkan Airbus A320 sebagai salah satu jenis pesawat yang beroperasi di bandara tersebut.
Penerbangan pada Kamis tersebut merupakan penerbangan perdana untuk rute IMIP–Palu, bukan penerbangan pertama yang beroperasi dari Bandara IMIP.
Berdasarkan data lalu lintas udara Kemenhub, bandara itu telah mencatat 612 pesawat dan 60.970 penumpang sepanjang 2025.
Sementara itu, Bandara Mutiara Sis Al-Jufri di Palu berstatus bandar udara umum yang dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Bandara tersebut juga melayani sejumlah rute reguler domestik dengan berbagai maskapai.
ANTARA melaporkan Dedy menyebut rute IMIP–Palu sebagai salah satu upaya perusahaan memperkuat konektivitas dan mobilisasi pekerja.
Ia juga mengatakan perjalanan udara sekitar 45 menit dapat memangkas waktu perjalanan dibandingkan menggunakan transportasi darat.
Sejauh informasi yang diumumkan PT IMIP pada Kamis (03/09/2026), belum ada keterangan bahwa rute IMIP–Palu akan dibuka sebagai penerbangan reguler bagi masyarakat umum, termasuk jadwal penerbangan reguler maupun mekanisme penjualan tiket publik.
Karena itu, layanan yang baru beroperasi tersebut tetap perlu dipahami sebagai penerbangan carter khusus pekerja IMIP.










